Daftar Fitur yang Wajib Ada di Software CBT untuk Mencegah Kecurangan!
|
TEAM NEON UJI

Computer Based Test (CBT) adalah salah satu model ujian yang saat ini banyak digunakan oleh sekolah maupun perguruan tinggi. Sesuai dengan namanya, CBT memanfaatkan sistem jaringan komputer untuk pelaksanaan ujian.
Sistem ini banyak digunakan karena menawarkan fleksibilitas, efektivitas, serta efisiensi yang tinggi untuk pelaksanaan ujian. Tidak hanya itu saja, kualitas pelaksanaan ujian akan jauh lebih baik. Potensi kecurangan selama ujian dapat diminimalkan.
Baca Juga: Tips Belajar 30 Hari untuk Persiapan TKA
Tentu saja, CBT mampu melakukan hal tersebut karena dilengkapi dengan fitur anti kecurangan. Berikut ini adalah beberapa daftar fitur anti kecurangan yang wajib ada di software CBT:
Pengacakan Soal Ujian
Fitur anti kecurangan pertama yang wajib ada di software CBT adalah fitur pengacakan soal ujian. Fitur ini akan menjadikan peserta ujian menerima bentuk soal yang berbeda di tiap urutannya. Motivasi mereka untuk bertanya jawaban kepada peserta lain menjadi berkurang. Pengawas ujian juga tidak perlu terlalu khawatir apabila posisi duduk peserta berdekatan satu sama lain.
Selain membantu mencegah kecurangan, fitur pengacakan soal juga membantu pelaksana ujian menciptakan suasana ujian yang lebih adil. Setiap peserta akan mendapatkan tingkat kesulitan soal yang relatif sama, hanya saja dalam susunan yang berbeda. Oleh sebab itu, fitur ini menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas pelaksanaan ujian berbasis komputer.
Timer dan Activity Log
Fitur anti kecurangan kedua yang wajib ada di software CBT adalah fitur timer dan activity log. Seperti yang sudah Anda pahami, fitur timer membantu pelaksana ujian memberikan batas waktu pengerjaan soal untuk peserta.
Apabila waktu pengerjaan telah habis, aplikasi akan langsung mengirimkan hasil ujian secara otomatis. Adapun fitur activity log memungkinkan pengawas ujian melihat aktivitas peserta selama ujian berlangsung. Aktivitas mencurigakan seperti berusaha membuka aplikasi lain, tentu akan langsung diketahui oleh pengawas.
Pemblokiran Aplikasi
Selanjutnya ada fitur pemblokiran aplikasi. Fitur ini memungkinkan komputer untuk menonaktifkan akses aplikasi selain aplikasi CBT. Aplikasi selain ujian seperti kalkulator, catatan digital, browser, dan lain-lain tidak dapat diakses.
Peserta yang berusaha membuka aplikasi selain aplikasi ujian, akan terhalang dengan notifikasi pemblokiran. Fitur ini membantu peserta ujian untuk fokus pada aplikasi ujian saja.
Secure Browser
Hampir mirip dengan fitur sebelumnya, hanya saja fitur ini terbatas pada akses di browser saja. Dalam software CBT dengan model website di browser, fitur ini menjadikan peserta tidak bisa membuka tab baru untuk mencari jawaban soal.
Tidak hanya itu saja, fitur secure browser pada software CBT modern juga umumnya mampu mendeteksi kombinasi tombol tertentu yang sering digunakan peserta untuk keluar dari halaman ujian. Misalnya seperti shortcut untuk membuka tab baru, melakukan screenshot, atau berpindah aplikasi. Sistem seperti ini, tentu saja akan meringankan tugas pengawas ujian.
Enkripsi End-to-End
Berikutnya ada fitur enkripsi end-to-end. Fitur ini tidak hanya dapat mencegah kecurangan selama ujian berlangsung, tetapi juga membantu pelaksana ujian mencegah kecurangan sebelum dan sesudah ujian berlangsung.
Data yang ada di dalam CBT, baik itu soal dan jawaban dari peserta akan tersimpan rapi dalam database. Database tersebut hanya dapat dibuka melalui akses yang sah.
Integrasi Kamera Pengawas
Selama ujian berlangsung, pengawas ujian tentu bisa terus-terusan berada di ruangan yang sama dengan peserta ujian. Ada saatnya pengawas ujian harus keluar ruangan, seperti saat mereka ingin ke toilet.
Kondisi seperti inilah yang sering kali dimanfaatkan peserta untuk berbuat kecurangan. Adanya integrasi dengan kamera pengawas, tentu menjadikan kerja pengawas ujian lebih ringan, dan keinginan peserta untuk berbuat curang menjadi berkurang.
Akses Terkontrol dan Autentikasi
Terakhir ada fitur akses terkontrol dan autentikasi. Fitur akses terkontrol memungkinkan pengawas ujian langsung menghentikan proses ujian peserta yang ketahuan melakukan tindakan kecurangan. Fitur ini secara tidak langsung mengurangi motivasi peserta untuk berbuat curang.
Baca Juga: Perbedaan Soal TKA dan UTBK, Mana yang Lebih Susah?
Adapun fitur autentikasi memungkinkan pengawas ujian mengetahui data peserta yang mengikuti ujian benar-benar valid. Bentuk kecurangan seperti menggunakan joki saat ujian berlangsung dapat dihindari. Adapun contoh fitur autentikasi ini seperti verifikasi OTP, verifikasi ID melalui webcam, atau juga biometric scanning.
FAQ Seputar Daftar Fitur Wajib di Software CBT
Apakah software CBT lebih aman dibandingkan sistem ujian online biasa? Secara umum, iya. Tetapi keamanan software CBT sebenarnya tergantung dari kelengkapan dan kualitas fitur anti kecurangan di dalamnya. Faktor pengelolaan dari pelaksana ujian juga tidak dapat diabaikan.
Bagaimana software CBT dapat membantu pengawas ujian bekerja lebih efektif? Software CBT membantu pengawas lebih mudah memantau aktivitas peserta ujian secara otomatis dari jarak jauh. Fitur activity log, integrasi kamera, dan kontrol akses memudahkan pengawas dalam mendeteksi aktivitas mencurigakan selama ujian berlangsung.

Kesimpulan
Inilah penjelasan lengkap tentang fitur anti kecurangan apa saja yang wajib ada di software CBT. Dari sekian banyak fitur ini, manakah fitur anti kecurangan yang menurut Anda paling efektif?
Baca Juga: 7 Keunggulan CBT Dibandingkan Ujian Kertas
Apabila Anda ingin mendapatkan software CBT dengan fitur anti kecurangan yang lengkap serta berkualitas, Anda dapat mencoba demo atau free trial di Neon Uji.
Anda bahkan dapat melakukan konsultasi lebih lanjut dengan pihak Neon Uji apabila menginginkan software CBT yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan sekolah. Hubungi Neon Uji segera melalui email info@neon.id atau melalui nomor 0811-2845-339.




