Bagaimana CBT Mencegah Kecurangan Saat Ujian?

|

Marketing

Salah satu tantangan pelaksanaan ujian bagi guru dan sekolah adalah tindakan kecurangan yang bisa dilakukan oleh siswa, guru, atau pihak sekolah lainnya. Ya, berbicara tentang kecurangan saat ujian, maka kita tidak hanya akan berbicara kecurangan biasa, seperti seorang siswa yang mencontek jawaban temannya.

Ada banyak model kecurangan ujian yang harus dipahami dan dicegah oleh sekolah. Oleh sebab itulah diperlukan sistem yang membantu sekolah mencegahnya. Lalu, bagaimana cara mencegah kecurangan saat ujian?

Sekolah Anda dapat mulai beralih ke sistem CBT online. Bagaimana caranya CBT online dapat mencegah kecurangan? Simak baik-baik artikel ini ya!

CBT Online Dapat Terhubung dengan Kamera dan Mikrofon

CBT online dapat mencegah kecurangan dikarenakan sistem ini terhubung dengan kamera dan mikrofon. Integrasi CBT online dengan dua perangkat ini tentu saja memudahkan pengawas dalam memantau aktivitas peserta. Pengawas dapat mendengar percakapan mencurigakan siswa selama ujian berlangsung.

Adanya Fitur Pemantauan Aktivitas

Integrasi dengan kamera dan mikrofon bukanlah satu-satunya fitur pemantauan aktivitas yang bisa sekolah dapatkan dari CBT online. CBT online juga dapat membantu Anda melacak aktivitas peserta dari hal-hal kecil seperti pergerakan mouse, penekanan tombol keyboard, dan waktu untuk menjawab soal. Pola aktivitas ujian yang mencurigakan tentu saja dapat langsung dianalisis oleh pengawas.

Biometric Authentication

Beberapa waktu lalu, kita dihebohkan dengan kasus joki UTBK-SNBT yang terjadi di Surabaya. Joki tersebut mengaku hendak membantu calon mahasiswa untuk lolos ke program studi kedokteran di Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.

Beruntungnya, joki tersebut berhasil ditangkap. Selain andil dari kejelian pengawas, peristiwa seperti itu juga dapat dicegah dengan memasang fitur biometric authentication. Fitur ini membantu pengawas memastikan identitas asli peserta melalui pemindaian sidik jari atau wajah.

Soal Ujian yang Dapat Diacak

CBT online memungkinkan pengawas ujian mengacak soal yang diberikan kepada peserta. Fitur acak ini tentu saja menjadikan soal yang didapatkan antara satu peserta dengan peserta lainnya tidak sama.

Motivasi untuk bertanya jawaban kepada peserta lain saat ujian berlangsung menjadi hilang. Setiap peserta ujian bisa lebih fokus memahami dan menjawab soal yang diberikan tanpa harus tergantung atau terganggu dengan temannya.

CBT Umumnya Didukung dengan Secure Browser

Apakah CBT online memungkinkan pesertanya untuk mencari  jawaban di internet di komputer yang sama? Tentu saja tidak. Komputer yang digunakan untuk sistem CBT online sudah didukung dengan secure browser.

Secure browser adalah alat yang dapat mencegah peserta ujian melakukan berbagai tindakan yang mengarah pada kecurangan, seperti:

  • Klik kanan,

  • Print screen,

  • Menambah atau mengganti tab pencarian,

  • Mengakses aplikasi lain,

  • Copy paste.

Penyimpanan Data dengan Sistem Keamanan Tinggi

Terakhir, adalah CBT yang mendukung sistem penyimpanan data dengan level keamanan yang tinggi. Kemampuan ini tentu saja membantu sekolah atau pihak penyelenggara ujian pada umumnya terhindar dari risiko keamanan seperti soal yang hilang, soal dicuri, atau kebocoran kunci jawaban.

Selain itu, enkripsi end-to-end juga menjadikan akses soal terbatas sehingga pihak luar yang tidak dapat mengaksesnya.

Apakah CBT Online Dapat Menghentikan Kecurangan 100%?

Sama halnya dengan teknologi yang semakin canggih, metode kecurangan juga pasti akan semakin canggih. Metode yang dimaksud bukan hanya berkutat pada peserta ujian saja, tetapi juga pelaksanaan ujian itu sendiri.

Sekolah atau pihak penyelenggara ujian pada umumnya hanya dapat mencegah terjadinya kecurangan.

Kecurangan akan selalu ada dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, penting untuk sekolah dan penyelenggara ujian menanamkan kejujuran kepada peserta ujian. Kedua belah pihak ini harus dapat menghimbau peserta untuk selalu merasa diawasi oleh Sang Pencipta.

Ya, inilah sebabnya mengapa setiap ujian berlangsung peserta disarankan untuk berdoa meminta petunjuk dari Sang Pencipta.

FAQ Seputar Konten

1. Bagaimana CBT online memantau peserta ujian?

CBT online memanfaatkan integrasi kamera, mikrofon, serta pelacakan aktivitas seperti mouse dan keyboard untuk memantau perilaku peserta selama ujian berlangsung.

2. Apakah soal dalam CBT bisa berbeda antar peserta?

Ya. CBT memiliki fitur pengacakan soal sehingga setiap peserta bisa mendapatkan urutan atau kombinasi soal yang berbeda.

3. Apakah CBT online bisa sepenuhnya menghilangkan kecurangan?

Tidak. CBT hanya membantu meminimalkan dan mencegah kecurangan, tetapi tidak bisa menjamin 100% bebas dari segala bentuk kecurangan.

Kesimpulan

Inilah penjelasan lengkap tentang bagaimana CBT online dapat mencegah kecurangan saat ujian.

Melalui fitur-fitur canggih, ada banyak metode kecurangan yang dapat dicegah, salah satunya adalah joki ujian.

Peristiwa ini bahkan baru-baru ini saja terjadi saat UTBK-SNBT di Surabaya. Tepatnya saat ujian masuk program studi kedokteran ke Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.

Tindakan kecurangan seperti ini dapat dicegah melalui fitur biometric authentication.

Jika sekolah Anda berminat mencari partner penyedia jasa Ujian Online profesional terbaik dan berpengalaman, Neon Uji adalah jawabannya. Di Neon Uji, Anda bisa mendapatkan fitur lengkap, dukungan teknis yang preventif & responsif, serta sistem yang sudah teruji.

Jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA, D1 hingga S3, semua dapat dilayani oleh Neon Uji. Neon Uji membantu sekolah tidak perlu repot lagi mengelola ujian secara manual.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera hubungi Neon Uji melalui nomor telepon 0811-2845-339 atau melalui email info@neon.id.